Hardiknas Jadi Momentum Evaluasi, DPD PKS Kota Serang Tekankan Keadilan Pendidikan

Serang – Ketua DPD PKS Kota Serang, Ihyauddin, memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sebagai momentum refleksi terhadap kualitas dan keadilan pendidikan di Kota Serang.

Menurutnya, Hardiknas tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi harus menjadi ruang evaluasi bersama untuk memastikan pendidikan benar-benar menghadirkan keadilan, kualitas, dan nilai kemanusiaan.

“Pendidikan harus merata, bukan sekadar formalitas akses. Semua anak harus mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujarnya.

“Ia menyoroti masih adanya kesenjangan kualitas antar sekolah yang perlu segera dibenahi. Selain itu, Ihyauddin juga menekankan pentingnya peran guru sebagai kunci utama kemajuan pendidikan.

“Kualitas pendidikan tidak akan melampaui kualitas gurunya. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian serius,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi masa depan.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak, jujur, dan peduli terhadap sesama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ihyauddin menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua dan masyarakat.

“Ini adalah urusan peradaban, semua pihak harus terlibat aktif,” tegas pria yang akrab disapa Kang Ihya ini.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti isu praktik titipan dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Ia menilai praktik tersebut mencederai rasa keadilan masyarakat.

“Titipan bukan sekadar pelanggaran aturan, tetapi juga pelanggaran moral karena merampas hak siswa lain,” ujarnya.

PKS Kota Serang, lanjutnya, secara tegas menolak segala bentuk titipan dan mendorong transparansi penuh dalam sistem PPDB, serta pengawasan ketat dari semua pihak.

“Pendidikan yang baik lahir dari sistem yang adil dan dijaga oleh integritas,”pungkasnya. (yogi)