CILEGON – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cilegon turut ambil bagian dalam ajang Cilegon Expo 2026 dengan menghadirkan konsep berbeda. Melalui pergelaran fashion show, Dekranasda berupaya mengenalkan beragam produk kerajinan dan karya pelaku UMKM lokal kepada masyarakat luas.
Ketua Dekranasda Kota Cilegon, Alfi Rizki Agnia Robinsar, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap keberadaan dan peran Dekranasda.
“Kami sebagai pengurus mengadakan fashion show agar masyarakat bisa lebih mengenal berbagai kerajinan dan produk yang ada di Cilegon. Karena memang belum semua masyarakat mengetahui Dekranasda Cilegon,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengurus turut terlibat dengan menggandeng istri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak 30 OPD berpartisipasi dengan konsep unik, yakni membeli produk kerajinan dari Dekranasda, kemudian mengkreasikannya menjadi busana yang ditampilkan di atas panggung.
“Para OPD kami libatkan langsung. Mereka membeli produk kerajinan, lalu berkreasi sebebas mungkin untuk ditampilkan. Harapannya, masyarakat Cilegon semakin tertarik untuk mengenal dan membeli produk lokal,” jelasnya.
Alfi berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan menjadi pintu awal bagi produk kerajinan Cilegon untuk lebih dikenal, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga hingga skala provinsi dan nasional.
“Kita kenalkan dulu di masyarakat Cilegon, setelah itu baru meluas ke Banten bahkan nasional,” tambahnya.
Tak hanya itu, Dekranasda juga menggandeng sejumlah desainer asal Cilegon yang telah menembus panggung internasional, salah satunya Rafi Abdurrahman. Desainer muda penyandang disabilitas tersebut dikenal telah berkarya sejak usia 9 tahun dan pernah tampil di berbagai ajang bergengsi seperti Jakarta Fashion Week hingga peragaan busana di Australia dan Amerika Serikat.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Cilegon, Hendra Pradipta, menilai kolaborasi dengan desainer seperti Rafi menjadi peluang besar untuk mengangkat produk lokal ke level yang lebih tinggi.
“Produk-produk yang ada di Dekranasda Cilegon bisa diangkat oleh desainer seperti Rafi ke panggung yang lebih luas, termasuk di Jakarta dan bahkan internasional,” ujarnya.
Ia berharap setiap kiprah Rafi ke depan dapat membawa serta produk UMKM dan kerajinan Dekranasda, khususnya di sektor fesyen, agar mampu bersaing dengan produk luar negeri.
Sebagai bentuk apresiasi, Dekranasda Cilegon juga memberikan ruang khusus bagi Rafi untuk menampilkan karya-karyanya di Cilegon Expo 2026. Beragam produk fesyen seperti syal, jaket, kaos, hingga busana wanita berbahan tenun turut diperkenalkan kepada masyarakat.
“Rafi kami berikan stand khusus di Cilegon Expo agar bisa mengenalkan karya-karyanya. Harapannya, ini bisa bersama-sama membangun iklim fashion sekaligus membangkitkan UMKM Cilegon di tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya. (yogi)








