Lapas Kelas IIA Purwokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian berbasis pertanian berkelanjutan melalui kegiatan monitoring lanjutan Pupuk Organik Cair (POC) oleh Komunitas Youth For Sustainable Agriculture Banyumas (YSAB). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Giatja Lapas Kelas IIA Purwokerto.
Monitoring lanjutan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kualitas POC yang telah diproduksi sebelumnya sekaligus melakukan pengujian hasil POC pada tanaman melon dan tanaman cesim sebagai sampel penerapan. Pengujian ini menjadi bagian penting dalam memastikan efektivitas POC terhadap pertumbuhan tanaman serta kesesuaiannya untuk dikembangkan pada komoditas pertanian lainnya di lingkungan lapas.
Dalam kegiatan tersebut, Komunitas YSAB memberikan arahan teknis kepada petugas dan warga binaan terkait tata cara aplikasi POC yang benar, dosis penggunaan, serta parameter sederhana dalam mengamati respon pertumbuhan tanaman. WBP yang terlibat turut aktif mengaplikasikan POC pada tanaman melon dan cesim serta melakukan pencatatan hasil awal sebagai bahan evaluasi lanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto, Aliandra Harahap, menyampaikan apresiasi atas pendampingan berkelanjutan yang diberikan oleh Komunitas YSAB. “Kami sangat mengapresiasi komitmen Komunitas YSAB yang terus mendampingi Lapas Purwokerto dalam pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas hasil pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujar Aliandra.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Purwokerto berharap penggunaan POC dapat terus dikembangkan pada berbagai komoditas pertanian lainnya, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan serta memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan secara berkelanjutan.
(Humas Lapas Purwokerto)








